BerandaDaerahDaerah Terdampak Bencana di Limapuluh Kota, Menjadi Perhatian Gubernur Mahyeldi

Daerah Terdampak Bencana di Limapuluh Kota, Menjadi Perhatian Gubernur Mahyeldi

KabaSumbar –  Sejumlah lokasi terdampak bencana alam di Kabupaten Limapuluh Kota, ditinjau Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah guna mendengarkan aspirasi masyarakat tentang kebutuhan pemulihan pascabencana, Minggu (14/12/2025).

Dua lokasi terdampak bencana  yang menjadi objek kunjungan Mahyeldi adalah Posko Bencana Alam Jorong Aia Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, serta Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan .

Dari kunjungan itu, Gubernur Mahyeldi menerima  aspirasi masyrakat tentang  pemulihan akses jalan dan normalisasi lahan pertanian yang tertimbun lumpur dan bebatuan.

“Terputusnya akses jalan membuat beberapa wilayah terisolasi. Ini harus segera kita tangani agar aktivitas masyarakat, termasuk distribusi logistik dan hasil pertanian, bisa kembali berjalan,” ujar Mahyeldi.

Dalam dialog timbal balik dengan warga terdampak, Gubernur melihat  pentingnya percepatan penanganan lahan pertanian warga yang rusak akibat bencana, mengingat sektor tersebut menjadi sumber utama penghidupan masyarakat setempat.

“Kami mendengar langsung keluhan masyarakat. Pemulihan lahan pertanian dan akses jalan menjadi prioritas agar warga bisa segera bangkit dan beraktivitas kembali,” katanya.

 Nolly Eka Mardianto
Asisten Pemerintahan dan Kesra Ahmad Zakri serta Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto

Ikut mendampingi Gubernur Mahyeldi dalam kunjungan ke Limapuluh Kota, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto.

Pada kesempatan,  Walinagari Koto Tinggi, Hendri menyampaikan bencana longsor dan banjir bandang telah merusak 47 unit rumah warga serta ratusan hektare lahan pertanian di daerahnya.

Menurutnya, dukungan alat berat dan bantuan bibit siap tanam perlu dipikirkan bagi petani terdampak, sehingga persoalan lahan dan ekonomi masyarakat bisa pulih lebih cepat.

“Sedimennya tebal , sulit jika dikerjakan secara manual. Kita butuh bantuan alat berat untuk menara kembali lahan pertanian masyarakat,” ungkap Walinagari Koto Tinggi, Hendri.

Mengiringi  dialog dengan warga,  Gubernur Mahyeldi  menyerahkan bantuan logistik berupa beras, makanan siap saji, selimut, kasur, serta kebutuhan pokok lainnya kepada warga terdampak bencana.( */Irman Kuto)

Facebook Comments

- Advertisement -
- Advertisement -