Beranda Pendidikan Albert Einstein, 5 Kisahnya Yang Jarang Diketahui, Tolak Jadi Presiden Israel ?

Albert Einstein, 5 Kisahnya Yang Jarang Diketahui, Tolak Jadi Presiden Israel ?

Albert Einsten
Jakarta I Kabasumbar.net – Nama Albert Einstein kerap disinonimkan  dengan dengan potensi kejeniusan otak manusia. Sejak semasa usia muda,  Albert Einstein sudah memperlihatkan kecemerlangannya dengan menguasai metematika dan fisika. Sebelum berusia 15 tahun, Albert Einstein telah menguasai kalkulus diferensial dan integral

Albert Einstein memang terkenal dengan kejeniusannya dan penemuan-penemuan pentingnya dalam peradaban dunia. Ia mengenyam pendidikan selama 21 tahun dengan 9 tahun di antaranya dihabiskan di perguruan tinggi untuk mempelajari Fisika.

Albert Einstein

Di balik kecemerlangan otaknya itu, Albert Einstein tentu memiliki juga kisah-kisah menarik yang mungkin jarang diceritakan atau diketahui banyak orang. Misalnya, soal klaim Einstein kecil adalah anak yang bodoh selama sekolah.
Banyak rumor beredar yang mengklaim, Einstein kecil adalah seorang anak yang bodoh dan kerap gagal dalam mata pelajaran Matematika. Nyatanya, rumor tersebut telah banyak disangkal oleh berbagai sumber, salah satunya adalah Forbes.

Albert Einsten

1. Pernah diminta jadi Presiden Israel .                                  Pemerintah Israel pernah menawarkan pada dirinya untuk menjadi presiden kedua di negara tersebut. Padahal Einsten sendiri bukanlah sosok yang religius ataupun tokoh Zionis yang setia semasa hidupnya.

Usai Presiden Chaim Weizmann wafat tahun 1952. Permintaan pengangkatan tersebut diperkirakan oleh History akibat adanya hubungan antara Albert Einstein dengan warisan Yahudi sekaligus sebagai sosok yang pernah vokal dalam menentang anti-Semitisme.

Einsten menolak penawaran tersebut secara halus. Ia mengaku tidak cukup piawai dalam menjalankan tugas-tugas kepresidenan, sebagaimana yang ditulis oleh Einstein dalam surat kepada duta besar Israel.

“Sepanjang hidup saya, saya telah berurusan dengan hal-hal yang objektif,” tulis Einstein.

“Karenanya saya tidak memiliki bakat alami dan pengalaman untuk berurusan dengan orang yang benar dan untuk menjalankan fungsi resmi.” lanjut dia lagi.

Otaknya pernah dicuri
Einstein wafat pada April 1955 silam dikabarkan karena menderita aneurisma aorta perut.
Sebelum wafat, Einstein pernah mewasiatkan agar tubuhnya dapat dikremasi setelah meninggal. Pada kenyataannya, ada insiden tidak lazim usai kematian sang ilmuwan tersebut.

Karena seluruh penjuru dunia telah tersiar soal kecerdasan Einsten, setelah kematiannya otak sang jenius ini dicuri seorang ahli patologi, Princeton Thomas Harvey. Otak Einsten diangkatnya selama proses autopsy.

Alasan Princeton Thomas Harvey mengambil otaknya dengan tujuan untuk menyimpan otak tersebut dan berharap dapat membuka rahasia kegeniusan Einstein.

2. Enggan pakai kaus kaki
Fakta lain yang mungkin belum banyak diketahui orang soal Albert Einstein yaitu keengganannya untuk memakai kaus kaki. Ini diketahui dari sepucuk surat Einstein kepada sepupu dan istrinya, Elsa

Ceritanya kepada mereka di balik dirinya mulai berhenti mengenakan kaus kaki, seperti dilansir BBC bahwa ketikan Ia masih muda, katanya Ia menemukan lubang pada bagian jempol kaus kakinya. Kadi sejak itu Einstein muda berhenti mengenakan kaus kaki.

Ia bahkan pernah membual pada teman-temannya bahwa saat menjadi mahasiswa di Oxford, ia berhasil lolos tanpa mengenakan kaus kaki.

Selain itu, Einstein juga mempunyai kebiasaan unik memakai sepatu hak tinggi milik Elsa bila ia tidak dapat menemukan sandalnya.

3. Pembangkang, gemar membolos

Kecerdasan Einstein memang sudah terlihat selama bertahun-tahun di almamaternya, Politeknik Zurich. Kepribadiannya yang suka membangkang dan gemar membolos membuat profesor tempatnya mengenyam pendidikan memberikan predikat kurang baik setelah kelulusannya pada 1900.

Setelah lulus, Einstein kemudian menekuni profesi di bidang akademisi sebelum ia menetap di kantor paten Swiss, Bern. Posisi yang didapat Einstein ini masih terbilang sebagai pekerja rendahan.

Padahal, ia telah menerbitkan empat artikel revolusioner yang memperkenalkan persamaannya yang terkenal E=mc2 dan teori relativitas khusus pada tahun 1905. Hingga tahun 1909 pun, Einstein masih belum berhasil menyabet gelar profesor meskipun sudah banyak karya yang ditemukannya.

4. Klaim Einstein kecil bodoh adalah hoaks
Banyak rumor beredar yang mengklaim, Einstein kecil adalah seorang anak yang bodoh dan kerap gagal dalam mata pelajaran Matematika. Seolah-olah hal tersebut dapat dijadikan motivasi agar anak-anak lainnya.

Namun, pada kenyataannya, catatan dari History mengungkapkan bahwa Einstein selalu mendapat nilai tinggi selama bersekolah di Munich. Einstein pernah dimintai keterangan mengenai hal ini, ia pun mengatakan klaim tersebut adalah mitos.

5 Kebiasaan Aneh Orang Jenius untuk Meningkatkan Kecerdasan, Apa Saja Ya?
“Sebelum saya berusia 15 tahun, saya telah menguasai kalkulus diferensial dan integral,” tutur Einstein.

Meskipun Einstein putus sekolah pada usia 15 tahun, ia pernah secara konsisten berada di peringkat tertinggi di kelasnya. Bahkan dianggap sebagai anak yang luar biasa karena pemahamannya tentang matematika dan konsep ilmiah yang kompleks.

Facebook Comments

Artikulli paraprakPeran Positif Kapolsek Suliki, Insiden Rumah Gadang Pua Data Berakhir Damai
Artikulli tjetërSukses Peringati HUT Pasbar ke 18, Bupati Hamsuardi ke Panti Asuhan dan Pondok Pesantren