Beranda Daerah Akses Jalan di Payolinyam Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Terendam Banjir

Akses Jalan di Payolinyam Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Terendam Banjir

akses jalan
salah satu Akses jalan kampung yang digenangi air di Payolinyam
Payakumbuh I Kaba Sumbar. net -_Hujan deras sepanjang Jumat malam (14-7 ) telah menyebabkan akses jalan keluar masuk pemukiman penduduk Payolinyam kelurahan (tigo koto di baruah) terendam banjir.

Genangan air hujan yang menutup akses jalan berkisar 20 hingga 40 Cm itu, Genangan itu terdapat di beberapa tempat. Hingga berita ini disusun masih merendam bebrapa jalan kampung di Kawasan setempat. Yang terparah adalah di sekeliling  8 rumah penduduk pada Kawasan RT 01 RW 05 Payolinyam.

Menurut para warga setempat, Meski hujan seharian, tidak biasanya air menggenang sebesar ini menutupi akses jalan . Dan surutnya juga tidak dalam waktu lama. Hal itu, disebabkan adanya penyumbatan pada sebagian  saluran air di gorong-gorong.

Tersumbatnya pembuangan air Arah Munggu panjang, tersebab ada nya bahan material tanah timbun, yang menyumbat beberapa gorong gorong menuju pembuangan.

Beberapa halaman rumah warga Payolinyam menjadi terendam banjir. Diduga banjir terjadi karena Curah hujan selama 3 hari berturut turut. Air got meluap karena tidak mampu menampung debit air yang banyak atau karena hujan deras dalam beberapa hari.

embuangan Air Parit bagian belakang arah pesawahan menuju sungai lamposi juga tersumbat, karena dasar parit bagian  hilir telah meninggi di tutupi tanah dan pasir. sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar. Hingga berita ini ditayangkan belum terlihat tanda-tanda genangan air akan surut.

Akibat hujan deras, saluran gorong-gorong yang berada di bawah jalan tersumbat. Sehingga debit air naik hingga meluap ke pemukiman warga.

Hal ini juga di sampaikan Oleh IMIK (53) Masyarakat Payolinyam, Selaku Ketua RT01-RW05. Banjir yang menggenangi sebagian rumah warga di Payolinyam, Karena tidak berfungsi, gorong-gorong di bawah jalan raya Diperkirakan tersumbat oleh tumpukan tanah atau lumpur.

Solusi untuk menyurutkan genangan pada akses jalan itu kata Imik, harus dilakukan dengan Gotong royong di bagian titik yang terseumbat. Namun untuk jangka panjang, perlu perbaikan semua saluran air yang ada,  khususnya gorong-gorong di Payolinyam.

“Kami menghimbau dan berharap Pihak kelurahan  maupun instansi terkait menaruh perhatian terhadap masalah ini. Demikian juga warga sekitar maupun warga Payolinyam, turun tangan  bersama.

Rencananya waraga akan laksanakan gotong royong  pada Minggu 9 Juli di RT 01-Rw05 Payolinyam.  agar Air yang mengenangi cepat teratasi begitupun gorong gorong yang melintas di bawah Jln raya bisa di tangani.”

Facebook Comments