KabaSumbar – Komitmen membina atlet muda sejak usia dini, diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Solok H. Candra dengan menyediakan waktu khusus untuk membuka Pelatihan Instruktur Identifikasi dan Deteksi Bakat Olahraga Siswa Kabupaten Solok Tahun 2026, Sabtu (31/01/2026), di Hall GOR Batu Batupang
Komitmen Wabup itu, dikukung penuh oleh Prof. Dr. Syahrial Bachtiar, M.Pd., CISTI selaku Ketua Tim Ahli Talent Identification and Development (TID) Sekora, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga H. Elafki, S.Pd., M.M, serta Kabid Pemuda dan Olahraga Fauzan, serta para guru olahraga dan siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Solok.
Sembari memotivasi siswa, Wabup H Candra menaruh harapan, dengan kegiatan seperti ini kita berharap akan lahir atlet-atlet hebat dari Kabupaten Solok. Akan ada penerus Taufiq Hidayat, bahkan mungkin lahir Ronaldo dan Messi baru dari daerah ini.
Wabup Candra menegaskan, pembinaan olahraga menjadi salah satu prioritas utama dalam visi dan misi Pemerintah Kabupaten Solok, selain bidang agama dan adat.
Bahkan, dalam kurun waktu kurang dari 100 hari masa kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Solok telah mengaktifkan kembali hampir seluruh cabang olahraga.
“Dari 43 cabang olahraga, sebanyak 37 cabang telah menerima Surat Keputusan kepengurusan, sementara 6 cabang lainnya masih dalam proses. Ini bentuk komitmen nyata kami dalam membina olahraga,” jelasnya.

Komitmen Wabup Candra itu, ke depan telah direncanakan bagi seluruh anak usia 12 tahun mengikuti tes deteksi bakat olahraga berbasis aplikasi digital guna memetakan potensi dan mencetak generasi atlet masa depan secara terarah.
Pada kesempatan, Wabup Candra sekaligus menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Solok untuk mendukung dan menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, termasuk melakukan seleksi ketat seluruh cabang olahraga serta menyatakan kesanggupan menjadi tuan rumah penyelenggaraan.
Terhadap itu, Ketua pelaksana, Prof. Dr. Syahrial Bachtiar menjelaskan, pelatihan ini diikuti oleh 16 guru olahraga yang akan dibekali kemampuan sebagai instruktur sekaligus pencari bakat siswa.
“Hari ini peserta memasuki tahap praktik. Nanti data kemampuan fisik dan potensi siswa akan dimasukkan ke dalam sistem sehingga bakat olahraga mereka dapat teridentifikasi secara ilmiah dan terukur,” terangnya.
Menyambut itu, Kepala Disdikpora Elafki, menyampaikan apresiasi atas komitmen melakukan pembinaan atlit melalui kegiatan pelatihan instruktur.
Ia menegaskan dukungan penuh dari Dispora serta peran aktif pihak sekolah dalam memfasilitasi siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga.
“Kami berterima kasih kepada tim ahli dan seluruh pihak yang terlibat. Ke depan, sekolah-sekolah diharapkan semakin aktif mendorong dan memfasilitasi siswa berprestasi di bidang olahraga agar pembinaan berjalan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, Pemkab berharap terciptanya sistem pembinaan olahraga yang lebih profesional, terstruktur, dan berbasis data, sehingga komitmen melahirkan atlet-atlet berprestasi dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun Nasional. (Irman Kuto)

Facebook Comments