KabaSumbar – Menteri PU Dody Hanggodo bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau progres pengerjaan jalan nasional Padang-Bukittinggi di Kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (28/1/2026).
Pada kesempatan, Menteri Dody Hanggodo mengatakan, proses pengerjaan jalan arteri Lembah Anai akan terus dikebut dan ditargetkan selesai pada bulan Juli 2026 nanti.
“Kita terus kebut pengerjaannya, target kita bulan Juli nanti sudah selesai,”tegasnya.
Dody Hanggodo menyebut, kendati ruas jalan Lembah Anai sudah dilewati secara tutup-buka mulai dari jam 5 sore sampai jam 8 pagi, namun pada hari raya Idul Fitri nanti akan dibuka penuh minimal pada H -7 sampai H +7.
Tol Sicincin-Bukittingi
Disisi lain, guna mengantisipasi bencana alam serupa yang mengakibatkan putusnya jalan, Menteri Dody Hanggodo mengatakan akan segera menyelesaikan pembangunan jalan tol Sicincin- Bukittinggi.
“Jalan ini urat nadi perekonomian masyarakat Sumatera Barat. Kalau terputus seperti sekarang, otomatis perekonomian masyarakat ikut lumpuh. Karena itu kita juga akan menyegerakan pembangunan jalan tol Sicincin-Bukittingi agar ini menjadi jalan alternatif lain seandainya terjadi kondisi seperti saat ini,” tambahnya.

Selepas meninjau pengerjaan jalan Lembah Anai, Menteri PU Dody Hanggodo dan rombongan melanjutkan kunjungan melihat kondisi jalan di pasar Koto Baru.
Agenda itu dilakukan merespon usulan pemerintah Kabupaten Tanah Datar untuk membangun jalan alternatif guna mengurai kemacetan di wilayah ini yang sudah berlangsung belasan tahun namun sampai hari ini belum ada solusinya.
Menyambut itu, Bupati Eka Putra menyampaikan terima kasih kepada Menteri PU yang sudah datang langsung ke Tanah Datar. Ia menaruh harapan, dengan kehadiran Menteri PU RI pembangunan infrastruktur bisa segera teratasi.
Terkait jalan alternatif untuk mengurai kemacetan di pasar Koto Baru, Bupati Eka Putra mengatakan, saat ini pemerintah daerah sudah membuka jalan baru namun luasnya cuma 2,5 meter.
“Saat ini Pemda sudah membuka jalan alternatif baru, jalan ini nantinya yang kita usulkan ke pak Menteri untuk diperlebar sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengurai kemacetan disini,” jelasnya. (Irman Kuto/*)

Facebook Comments