44 Ribu Pelajar Padang Mulai Mengaji di Masjid Hari Ini
KabaSumbar -- Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Pemerintah Kota Padang resmi kembali menjalankan program pendidikan agama Islam berbasis masjid bagi siswa tingkat SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sabtu (2/5/2026).
Program yang mengacu pada kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) dan Ta'limul Qur'an lil Aulad (TQA) ini dilaksanakan di 970 masjid dan musala di seluruh Kota Padang. Kegiatan ini didukung oleh 1.227 tenaga pengajar dan diikuti oleh total 44.066 pelajar, yang terdiri dari 36.175 siswa SMP dan 7.891 siswa MTs. Seluruh proses pembelajaran dijadwalkan berlangsung tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menjelaskan bahwa kegiatan pembelajaran dimulai dengan salat Magrib berjamaah dan ditutup dengan salat Isya berjamaah. Materi yang diberikan berfokus pada konsep 3T, yaitu Tahsin, Tahfidz, dan Tafsir.
Metode pembelajaran yang digunakan meliputi sistem halaqah, klasikal, serta pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing masjid dan peserta didik.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif unggulan Smart Surau yang telah dicanangkan Pemerintah Kota Padang sejak 2025. Dalam pelaksanaannya, Smart Surau memiliki empat pilar utama, yakni Subuh Mubarakah, penyediaan fasilitas digital di masjid seperti WiFi dan perangkat belajar, pengembangan kurikulum MDTW dan TQA, serta program Remaja Reborn yang berfokus pada pembinaan generasi muda.
Peluncuran MDTW dan TQA pada hari ini menjadi penanda dimulainya secara penuh tahap ketiga dari program Smart Surau, setelah sebelumnya Subuh Mubarakah lebih dahulu berjalan sejak Oktober 2025.
Kebijakan ini sebelumnya telah dibahas dalam rapat revisi kurikulum yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang pada Kamis (30/4/2026). Wali Kota Padang Fadly Amran menekankan pentingnya pengaturan waktu belajar agar tidak membebani siswa.
Menurutnya, aktivitas siswa yang sudah dimulai sejak subuh melalui program Subuh Mubarakah harus diimbangi dengan manajemen waktu yang baik agar tidak berdampak pada kondisi fisik.
"Anak sudah beraktivitas sejak subuh melalui program Subuh Mubarakah. Jika kegiatan terlalu panjang akan berdampak pada kondisi fisik," ujar Fadly.
Ia juga mengingatkan agar waktu istirahat serta kebersamaan siswa dengan keluarga tetap menjadi perhatian. Selain itu, Fadly meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera menyosialisasikan kebijakan ini kepada seluruh kepala sekolah agar pelaksanaan program berjalan serentak dan terkoordinasi.
Program ini, lanjutnya, merupakan bagian dari rencana pembangunan jangka menengah daerah yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Program MDTW dan TQA tidak sekadar menjadi kegiatan tambahan di luar jam sekolah. Pemerintah Kota Padang berencana menjadikannya sebagai bagian dari persyaratan kelulusan bagi siswa SMP.
Wakil Wali Kota Maigus Nasir menyampaikan bahwa siswa diwajibkan mengikuti program ini serta memiliki hafalan minimal dua juz Al-Qur’an, yakni Juz 30 dan Juz 1.
Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari visi pembangunan daerah untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual.
"Melalui Smart Surau, kita ingin membentuk generasi Qur’ani yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual, sekaligus menjadi kader potensial untuk ajang MTQ di masa depan," kata Maigus.
Sebagai bentuk evaluasi, program ini akan ditinjau setiap tiga bulan. Peserta yang menunjukkan konsistensi kehadiran akan mendapatkan insentif, sementara peserta terbaik berpeluang memperoleh hadiah umrah bersama orang tua.
Pemilihan tanggal peluncuran pada 2 Mei memiliki makna simbolis yang kuat. Hardiknas dijadikan momentum untuk menegaskan bahwa pendidikan karakter dan keagamaan merupakan bagian penting dalam sistem pendidikan di Kota Padang.
Dengan melibatkan 44.066 pelajar di 970 masjid dan musala, program ini tidak hanya menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pendidikan yang membentuk generasi muda berakhlak dan berprestasi.
pendidikan agama Padang MDTW Padang TQA Padang Smart Surau program masjid Padang Fadly Amran Maigus Nasir Hardiknas 2026 pelajar SMP Padang mengaji di masjid