300 Jiwa Warga Terdampak Bencana Kabupaten Solok Terima Bantuan DTH

300 Jiwa Warga Terdampak Bencana Kabupaten Solok Terima Bantuan DTH

KabaSumbar Sekurangnya 300 jiwa warga terdampak bencana longsor dan banjir di Kabupaten Solok  menerima  Bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) dari pemerintah pusat.

Penyerahan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada warga terdampak,  dilakukan secara simbolis Bupati Solok Jon Firman Pandu Bersama Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko BNPB Dr. Ir. Uldrekh, SE., M.Sc, Pimpinan BRI Cabang Solok Fajar Masruri, Selasa (30/12) di Koto Baru.

Ikut hadir pada kesempatan, Sekda Medison,  Asisten I Zaitul Ikhlas, Asisten II Jefrizal, Kepala Pelaksana BPBD  Khairul, Kepala Dinas Kesehatan Zulhendri, Kepala Bapelitbang Nafri, serta sejumlah undangan lainnya.

Terhadap itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok, Khairul mengatakan, jumlah penerima Bantuan DTH di Kabupaten Solok mencapai 300 orang. Bantuan  diberikan kepada warga terdampak bencana yang rumahnya hilang dan rusak berat akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu.

Å"Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp.20 ribu per hari atau Rp.600 ribu per bulan, yang akan disalurkan selama enam bulan. Bantuan ini berasal dari Pemerintah Pusat dan disalurkan melalui BRI Cabang Solok, ujar Khairul.

Menyambut itu,  Bupati  Jon Firman Pandu menegaskan, penyaluran Dana Tunggu Hunian merupakan bentuk pelayanan dan tanggungjawab pemerintah kepada warga yang terdampak bencana.

Å"Ini adalah bentuk ketulusan dan kesungguhan pemerintah untuk membantu masyarakat yang sedang dalam kesusahan. Pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun daerah, hadir bersama-sama untuk meringankan beban warga, kata Bupati Jon Firman Pandu.

Ia menyebut,  bencana hidrometeorologi yang terjadi merupakan musibah yang tidak diinginkan siapapun, dipicu oleh curah hujan tinggi dan siklon tropis yang melanda Sumatera beberapa waktu lalu.

Å"Di penghujung tahun ini, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus hadir untuk rakyat. Ini bukti bahwa negara tidak tinggal diam, ujarnya.

Bupati
Para penerima bantuan dana tunggu Hunian foto bersama dengan Bupati Solok Jon Firman Pandu

Selain itu, Bupati Jon Pandu meminta dukungan berkelanjutan dari BNPB, khususnya terkait peralatan dan bantuan lain untuk mempercepat proses pemulihan di Kabupaten Solok.

Ia sekaligus mengingatkan jajaran pemkab Solok agar memastikan sinkronisasi dan kejelasan data, terutama dalam penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

Å"Kita pastikan semua data benar-benar clear. Ini tugas kita bersama, tegasnya.

Bupati Solok pada kesempatan menyampaikan apresiasi kepada BRI Cabang Solok atas peranannya dalam menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian kepada Masyarakat terdampak.

Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan kepada tiga warga terdampak, yakni Rasain dan Sakirman, warga Nagari Padang Belimbing, serta Hari Mulya Rasyid, warga Nagari Muaro Pingai.

Dengan adanya bantuan Dana Tunggu Huni tersebut, diharapkan dapat membantu warga korban bencana dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara selama masa pemulihan.(Irman Kuto)

Kabupaten Solok WARGA Bupati Solok Jon Firman Pandu bencana hidrometeorologi Bantuan Terdampak Bencana Dana Tunggu Hunian