Home Pendidikan Unand Bakal Menerima 6.465 Nahasiswa Baru Tahun Ini

Unand Bakal Menerima 6.465 Nahasiswa Baru Tahun Ini

Universitas Andalas (Unand) sudah memulai proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) perguruan tinggi negeri tahun ajaran 2021 – 2022. Ada tiga jalur untuk bisa lolos menduduki kursi perkuliahan di kampus negeri.

Di Unand, daya tampung mahasiswa baru untuk tahun ajaran kali ini bertambah, dibanding tiga tahun terakhir. Ada sekitar 6.465 mahasiswa yang diberi peluang kuliah di kampus Limau Manis ini.

Rektor Unand, Prof. Yuliandri mengatakan, dari segi prinsip memang ada perubahan pada proses PMB tahun ini. Salah satunya diakibatkan pandemi. Namun secara umum tetap dilakukan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tetap dilaksanakan pada jalur seleksi SBMPTN dan Seleksi Mandiri.

“Dari segi prinsip ada perubahan. Konsekuensi proses seleksi,” kata rektor, Rabu (3/2) saat sosialisasi penyelenggaraan penerimaan mahasiswa baru di ruang sidang senat kampus tersebut.

Lebih lanjut, dikatakan, di Unand tahun ini total daya tampung mencapai 6.465 orang. Sekitar 30 persen dari jalur seleksi SNMPTN, 40 persen dari jalur SBMPTN dan 30 persen dari jalur Seleksi Mandiri.

Terkait penambahan kuota ini, rektor mengatakan kalau hal ini selain karena adanya penambahan prodi baru di Unand, yaitu Sarjana Geometri sebanyak 75 orang, juga tersedia daya tampung untuk berbagai prodi lainnya.

“Dengan adanya pandemi pun tidak banyak pengaruh pada perkuliahan karena penambahan daya tampung ini. Karena semua sudah disesuaikan juga dengan rasio dosen mahasiswa serta perlengkapan proses perkuliahan,” katanya.

Ditambahkan juga oleh Wakil Rektor I Unand yang juga merupakan ketua panitia PMB Unand, Prof. Mansyurdin, jadwal penerimaan sudah berjalan mulai dari peluncuran sistem PMB, registrasi akun di Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), penetapan siswa yang memenuhi syarat atau elgible dari sekolah, hingga pengisian data.

“Selanjutnya pendaftaran SNMPTN akan dibuka dari 15 Februari hingga 24 Februari,” katanya.

Dia juga menyebutkan, bagi siswa yang telah dinyatakan lulus SNMPTN 2021, 2020 dan 2019 akan ditolak untuk mendaftar UTBK.

Sementara, untuk jadwal UTBK akan dimulai registrasinya pada 7 Februari hingga 12 Maret, kemudian pendaftaran pada 15 Maret hingga 1 April.

“Pelaksanaan UTBK berlangsung pada awal April dan Awal Mei 2021. Sedangkan pengumumannya 14 Juni 2021,” jelasnya.

Selain itu, Unand yang biasa menyediakan program bidik misi untuk siswa tidak mampu tetap akan menyediakan kuota untuk tahun ini, walau dengan nama baru Kartu Indonesia Pintar (KIP). Siswa pendaftar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan skema KIP Kuliah.

Sementara itu, seleksi mandiri di Unand akan dilaksanakan dalam empat jalur. Yakni, berdasarkan kemampuan akademik, berdasarkan prestasi unggul, berdasarkan kebutuhan khusus dan berdasarkan kerjasama.

Exit mobile version