Dapat nomor urut 2 Dipilkada Pesisir Selatan, RA-RUDI: Ini Lambang Perdamaian

629

KabaSumbar.net- Mendapat nomor urut 2 untuk maju di Pilkada Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Rusma Yul Anwar-Rudi Hariyansyah ( RA-RUDI) menganggap sebagai kebersamaan.

Menurutnya, apa pun kegiatan tidak akan dapat berjalan sempurna. Angka 2 merupakan lambang perdamaian dan keseimbangan. Ketika ada api, harus ada air sebagai peredam amarah. Berkaca dari Panca Sila, Sila ke-2 adalah Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab.

“Inshaa Allah, ini kami maknai sebagai rahmat yang harus kami syukuri. Bukan kebetulan, tapi sudah restu Yang Kuasa untuk kami dalam menghadapi Pilkada dan masa depan daerah yang lebih baik ke depan,” ungkapnya pada Tagar usai pencabutan nomor urut di Painan, Kamis 24 September 2020.

Nomor 2 juga dimaknai dengan saling melengkapi antara yang satu dengan yang lainnya. Saling mengisi, ketika ada langit tentu ada bumi. Ketika ada gelap, tentu ada terang sesudahnya.

Segala yang ada di langit dan di bumi semuanya berpasang-pasangan. Begitu juga dengan tubuh manusia yang juga berpasang-pasangan. Artinya, lanjut pria yang kini menjabat sebagai wakil bupati itu semuanya menyimbolkan angka 2.

“Dalam setiap ciptaan-Nya, Allah SWT pun menciptakan berpasang-pasangan. Jadi, sekali lagi, angka 2 kami maknai sebagai rahmat,” terangnya.

Karena itu, jika masyarakat memberikan kepercayaan dan Allah SWT menitipkan amanah itu pada kami ber-2, Inshaa Allah kami akan menjaga keseimbangan itu. Saling mengisi satu sama lain dalam mewukudkan Pessel lebih baik.

Menjaga keadilan sosial bagi seluruh komponen yang ada. Pada hakikatnya, tidak ada kesempurnaan jika itu hanya dikerjakan sendiri. “Karena memang masing-masing kita tercipta dengan segala kekurangan,” terangnya.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat resmi menetapkan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Penetapan melalui sidang pleno terbuka di Painan Convention Centre (PCC) pada Kamis, 24 September 2020 pukul 10.00 WIB. Guna mewujudkan keterbukaan informasi, sidang penetapan juga ditayangkan melalui live streaming di laman resmi KPUD.

“Kemudian juga mengingat terbatasnya undangan yang hadir, sesuai protokol kesehatan,” ungkap Ketua KPUD, Epaldi Bahar.

Rapat pleno dihadiri 3 pasangan calon bupati dan wakil bupati. Ketua partai politik pengusung dan pendukung serta tim penghubung pasangan calon. Kepala Kepolisian Resor Pesisir Selatan.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0311 Pesisir Selatan. Kepala Kejaksaan Negeri Painan. Sebelum penetapan, lanjut Epal, masing-masing pasangan calon terlebih dahulu mengambil nomor atrean.

Setelah itu dilangsungkan pencabutan nomor urut, sesuai dengan antrean. Selanjutnya pasangan calon membuka nomor urut secara serentak yang disaksikan para hadirin.

“Jadi, nomor antrean tidak menentukan nomor urut, karena nomor antrean sesuai dengan urutan kedatangan. Bagi yang dulu datang, berarti dia paling dulu cabut nomor urut,” terang Epal.

Adapun nomor urut pasangan calon menurut pengundian adalah sebagai berikut :

1. Pasangan Calon Bupati Hendrajoni-Hamdanus yang diusung Partai Nasdem, PKS dan Demokrat, dengan 15 kursi di parlemen.
2. Pasangan Calon Bupati Rusma Yul Anwar-Rudi Hariyansyah yang diusung Partai Gerindra, PAN, PBB, Perindo dan Berkarya serta didukung Partai Gelora, dengan 14 kursi di parlemen
3. Pasangan Calon Bupati Dedi Rahmanto Putera-Arfianof Rajab yang diusung Partai Golkar, PDIP, PKB, PPP dan Hanura, dengan 16 kursi. (Kay)