Pariwisata Di Kota Padang Berlari Kencang Ditangan Walikota Buya Mahyeldi

895

KabaSumbar.net- Tak bisa dipungkiri, selama lebih kurang 7 tahun memimpin Padang, banyak sekali fasilitas publik yang diperbaiki. Data-data tentang itu sudah saya tuliskan di beberapa tulisan sebelumnya.

Ada yang bertanya, apa manfaat ekonomi atas perbaikan fasilitas publik yang dilakukan oleh Mahyeldi (Buya M) itu?

Pertanyaan itu wajar. Perbaikan fasilitas publik sebuah kota memang mesti meninggalkan positive impact di bidang ekonomi, di samping manfaat lainnya. Harus dapat diukur secara kuantitatif. Salah satunya pada sektor pariwisata.

Hubungannya sederhana. Pembenahan fasilitas publik seperti pantai yang nyaman, trotoar yang datar, lebar dan ramah disabilitas, pasar yang rapi, dan pembenahan fisik lainnya menggoda-goda orang untuk datang berwisata. Baik domestik maupun mancanegara.

Data Dinas Pariwisata Kota Padang tahun 2019 membuktikan itu. Pada tahun 2015, jumlah pendapatan asli daerah kota Padang dari sektor pariwisata hanya 17,8 M. Tahun 2016 meningkat menjadi 57,1 M. Tahun berikutnya meningkat lagi menjadi 74 M. Tahun 2018 terkumpul 90,2 M dan puncaknya tahun 2019 mencapai angka 104,9 M. Tahun 2020 tentu tidak dapat dijadikan ukuran karena kota ditampar Covid-19.

Sebagai ganjaran atas keseriusan Buya M dan stafnya mengelola pariwisata yang menghasilkan uang itu, beberapa penghargaan dari berbagai pihak didapatkan. Pada tahun 2018, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menasbihkan Padang sebagai kota terbaik pariwisata di Provinsi Sumatera Barat. Di tahun yang sama, Kemenpar menobatkan Padang sebagai 10 Kota Terbaik Nasional Pengelolaan Pariwisata.

Masih di tahun 2018, Fontier dan Tempo juga memberikan penghargaan Platinum kepada Padang sebagai kota paling potensial di bidang pariwisata.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga tidak ketinggalan mengganjar keras Buya M. Kota Padang ditetapkan sebagai the Best Performance Peduli Wisata Award. Juga di tahun 2018.

Dari deretan prestasi bidang pariwisata di atas, terutama positive impact-nya di bidang ekonomi, boleh disederhanakan bahwa selama masa kepemerintahannya yang relatif singkat, Buya M telah sukses membawa sektor pariwisata kota Padang berlari kencang. Sekencang Buya M berlari menggiring bola di lapangan.

Percayailah saya, saatnya rakyat Sumbar diberikan kesempatan untuk ikut menikmati lari kencang pemimpinnya menuju Sumbar madani yang diidamkan. Apalagi Buya M maju sebagai calon gubernur 2020 bersama Audy Joinaldy, pengusaha muda sukses yang insyaallah juga punya stamina kuat mengimbangi lari Buya M yang kencang.(Miko kamal)