Wakil Ketua Komisi I Dprd Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman Desak Gubernur Sumbar Lakukan Lockdown

27
BERBAGI

KabaSumbar.net- Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman mendesak Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno untuk segera menutup akses lalu lintas baik darat maupun udara (lockdown), terkait telah ditemukannya 5 orang pasien positif virus Corona di Sumatera Barat.

Evi Yandri mengharapkan agar Gubernur Sumbar tidak menyepelekan penyebaran pandemi virus corona yang kian hari makin mencemaskan warga ini.

“Kita mengharapkan pemerintah Provinsi Sumbar untuk segera mengambil kebijakan, sebelum korban lainnya bermunculan,” ujar Evi Yandri kepada indeksnews.com, Kamis (26/3/2020).

Loading...

Kata Evi Yandri, saat ini Sumatera Barat berada di ambang jurang penyebaran Virus Corona atau Covid-19. Karena selama ini menurut Evi Yandri Pemerintah Provinsi abai dalam menyikapi penyebaran virus ini.

Evi Yandri juga mengingatkan Gubernur supaya segera mengambil langkah tegas agar Sumbar tidak menjadi episentrum baru pandemi virus Corona.

“Kita harus belajar dari kasus Corona yang terjadi di Italia, dimana angka kematian akibat Virus Corona COVID-19 di Italia dinilai paling ekstrem dibanding dengan negara-negara yang kini tengah berjuang menghadapi virus berbahaya tersebut. Bahkan jauh meninggalkan angka kematian yang terdapat di negara asal virus itu mulai berkembang, yaitu di China,” kata Evi Yandri.

Italia menurut Evi Yandri, memiliki prosentase angka kematiannya mencapai 9 persen. ‘Kehancuran’ akibat COVID-19 yang terjadi di Italia bahkan mengalahkan China. Di China sendiri kata Evi Yandri, prosentase kematiannya hanya sekitar 4 persen.

“China, terutama di Wuhan pemerintahnya langsung mengambil kebijakan menutup semua akses, maka hasilnya China mampu meredam virus itu berkembang, dan angka kematiannyapun menurun tajam,” kata Evi Yandri.

Indonesia sendiri kata Evi Yandri saat ini tengah menghadapi lonjakan kasus virus Corona sangat tajam sekali karena respons pemerintah yang lambat menutup skala wabah. Saat ini tercatat 893 kasus infeksi virus Corona.

BACA JUGA: Lawan Covid-19, Sahabat Yatim Indonesia Bangun Bilik Desinfektan.
Dari data ini dilihat sebagai mengecilkan skala infeksi karena tingkat pengujian yang rendah dan tingkat kematian yang tinggi. Indonesia telah melaporkan 78 kematian, dan tertinggi di Asia Tenggara.

“Sekarang saatnya pemerintah Sumatera Barat untuk segera mengambil langkah tegas, agar penyebaran virus ini bisa ditekan dan warga Sumatera Barat pun tidak resah,” pungkas Evi Yandri Rajo Budiman.(*)

Sumber : Indeks news.

Loading...
loading...