MASIH ADAKAH KEWAJIBAN MAMAK MEMBIMBING KEMENAKAN DI MASA KINI…!??

17
BERBAGI

 

KabaSumbar. Net – Dalam Adat Minangkabau, saudara laki-laki ibu (mamak) punya kewajiban membimbing, mengajari, bahkan membiayai hidup kemenakannya.

Bimbingan yang diminta atau dituntut dari saudara laki-laki ibu adalah berkenaan dengan fungsinya sebagai mamak di lingkungan sosial yang terkecil atau paruik, sampai ke lingkungan sosial yang lebih besar, yaitu kaum, suku, dan nagari.

Loading...

Bimbingan terhadap kemenakan perempuan meliputi persiapan untuk menyambut waris dan persiapan untuk melanjutkan keturunan.

Hal ini dianggap penting, karena bagi orang Minangkabau, keluhuran suatu rumah gadang, kaum, suku, dan nagari, dilihat dari perilaku lahir dan batin perempuan-perempuan anggota masing-masing lingkungan sosial tersebut.

Peranan dan tanggung jawab tertentu mengenai cara-cara menyambut waris dan cara-cara persiapan melanjutkan turunan diberikan oleh mamak-mamaknya melalui saudara perempuan ibunya.

Bimbingan terhadap kemanakan laki-laki meliputi pemeliharaan, penambahan, serta penggunaan harta pusaka. Peranan dan tanggung jawab memelihara, manambah, dan menggunakan pusaka itu berada pada mamak.

Kemenakan laki-laki dipersiapkan menjadi mamak dengan memberikan peranan-peranan dan tanggung jawab tertentu mengenai cara-cara pemeliharaan dan penambahan, serta penggunaan pusaka mereka.

Bagi kemenakan, masa bimbingan yang diberikan oleh mamaknya merupakan masa pengembangan kepribadian sosialnya. Ia belajar dari mamak-mamaknya tentang dasar-dasar dan prinsip tanggung jawab sebagai seorang mamak, pemimpin dan anggota lingkungan sosial yang lebih luas.

PERTANYAANNYA :

1.Apakah kewajiban2 di atas masih berlaku, saat ini di Minangkabau, .??

2. MUNGKINKAH peran GANDA seorang mamak yang berkewajiban membimbing anak dan kemenakan itu DILAKSANAKAN di masa kini. Apalagi para mamak atau kemenakan itu berjauhan karena masing-masing MERANTAU.!?? (*)

(*yendra : Pendiri kabaSumbar.net- )

 

 

Loading...
loading...