Pamit Dari Polda Sumbar Irjen.pol Fakhrizal Minta Pada Jajaran Nya Jaga kampung Halaman nya

37
BERBAGI

KabaSumbarnet- Inspektur Jenderal (Pol)
Fakhrizal secara resmi melepas jabatan sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat sejak hari ini. Bertempat di Mabes Polri, jenderal Ninik Mamak ini melakukan serah terima jabatan dengan penggantinya Irjen (Pol) Tony Hermanto.

Sepanjang pekan lalu, Fakhrizal, yang lahir di Kamang, Kabupaten Agam ini melakukan sejumlah aktivitas terakhirnya sebagai Kapolda Sumatera Barat.

Rabu pagi pekan lalu, dia melakukan apel perpisahan dengan seluruh jajaran dan anggota Polda Sumatera Barat.

Loading...

Dalam kesempatan itu, Fakhrizal menyatakan pamit dan permintaan maaf jika ada salah dan tindakan selama memimpin Polda Sumbar dalam tiga tahun terakhir.

“Saya juga meminta seluruh jajaran Polda Sumbar agar tetap semangat bekerja memberin pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumbar,” katanya dalam pers rilis yang diterima kabaSumbar.net, Senin (16/12/2019).

“Ini kampung saya, saya memohon dan menitipkannya kepada seluruh anggota Polda Sumbar.”

Siang hari Rabu itu, Fakhrizal juga menerima kunjungan sekelompok ulama yang tergabung dalam Dewan Ulama Tarekat Indonesia yang dipimpin Ketua Dewan Penasehat Tuangku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah Ar-Rabbani.

Dalam kesempatan itu, Tuangku Syaikh mengatakan mereka sangat kehilangan dengan mutasi Fakhrizal ini.

“Namun dapat saya pastikan jenderal keluar dari Sumbar dengan kepala tegak,” katanya.

“Kami mendoakan agar jenderal cepat kembali ke Sumbar untuk memimpin dan membangun ranah minang.”

Fakhrizal hanya tersenyum mendegar itu. Dia mengatakan selama tiga tahun menjabat dia sudah memberikan segala kemampuan untuk melayani masyarakat Sumbar. Berbagai upaya untuk menyudutkan Sumbar dilawan dengan sepenuh hati.

“Saya sudah sangat bekerja keras di sini. Karena ini bukan semata daerah penugasan, tapi juga kampung halaman tempat ayah, ibu dan keluarga saya tinggal,” katanya sambil berbinar.

Fakhrizal tak lupa menyampaikan terima kasih yang sebesar atas dukungan yang banyak dia terima selama ini.

Selanjutnya, pada Kamis hingga Jumat pekan lalu, Fakhrizal melanjutkan perjalanan dinas ke Padang Panjang dan Kabupaten 50 Kota.

Di Kabupaten 50 Kota, Fakhrizal menghadiri sunatan massal yang diikuti ratusan anak-anak tidak mampu.

Kemudian, di Padang Panjang Fakhrizal meresmikan Masjid Taqwa Muhamadiyah.

Irjen Pol Fakhrizal dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama bidang Sabara dan Baharkam Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

Posisi Fakhrizal digantikan oleh Irjen Pol Toni Harmanto yang merupakan kawan seangkatan Kapolri Idham Aziz.

Perintah mutasi itu berdasarkan surat dari Kapolri bernomor ST/3229/XII/KEP/2019 tertanggal 6 Desember 2019.

Surat ini muncul setelah serangan dari Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu di komisi III DPR RI pada Rabu (20/11/2019).

Di Komisi III Masinton menuding Fakhrizal telah mendeklarasikan diri untuk maju pada Pemilihan Gubernur Sumbar periode 2020-2025.

“Laporan di salah satu provinsi, Sumatera Barat, itu Kapolda sudah deklarasi. Terhadap Kapolda dan Kapolres menjaga netralitas Polri, yang sudah deklarasi bisa diberhentikan dari jabatan, agar tak ada konflik interest,” lanjutnya.

Isu deklarasi ini sebenarnya sudah dibantah Fakhrizal karena masih berseragam Polri.

“Saya masih prajurit Bhayangkara yang patuh terhadap institusi saya,” ujarnya

(*)

Loading...
loading...