Baliho Bertulis #MG Bikin Warga Pasaman Barat Penasaran

66
BERBAGI

KabaSumbar.net – Nuansa politik terus bergulir di Kabupaten Pasaman Barat. Setelah pelantikan Anggota DPRD setempat, hingga pelantikan pimpinan definitife kemarin, Rabu (2/10), sekarang giliran ‘angin’ Pilkada yang mulai berembus di Kabupaten penghasil sawit tersebut.

Mulai dari ciloteh lapau oleh warga di warung kopi, isu incumbent di Kantor Bupati hingga pendatang baru yang mulai bermunculan lewat poster-poster, spanduk dan baliho. Berbagai trik hingga tampilan nyentrik pun kini mulai hadir ke tengah-tengah masyarakat Pasaman Barat.

Seperti hal biasanya, mereka bercerita tentang calon-calon kandidat kuat yang bakal maju di panggung politik pemelihan kepala daerah Bupati Pasaman Barat 2020 nanti. Apalagi, sejak kepergian Almarhum Bupati Syahiran, peta politik di kabupaten pemekaran Pasaman itu diprediksi makin seru, karena dinilai tidak ada calon yang betul-betul diunggulkan, melainkan dengan kekuatan sama.

Siapa yang mampu menarik hati masyarakat, itulah yang diprediksi berhasil menuju singgasana kursi Bupati Pasaman Barat nantinya. Makanya, tak heran sekarang sudah mulai banyak bermunculan poster-poster dan baliho-baliho bakal calon bupati tersebut.

Ow…Ow…Siapakah Dia? Baliho Bertulis #MG Bikin Warga Pasaman Barat Penasaran
Alhamdulillah, Rumah Warga Limau Manih

Terakhir yang tampil beda dan membuat publik tercengang yaitu kehadiran baliho-baliho dengan tagar MG (#MG). Awalnya masyarakat yang melihat tidak menduga sama sekali baliho tersebut merupakan baliho promosi bakal calon bupati, karena tampilannya seperti layaknya baliho iklan/pengumuman. Ada judul, kemudian ada poin-poin layaknya seperti baliho iklan sosialsiasi layanan masyarakat.

Namun setelah ditelisik maksud dan tujuan, ternyata baliho itu adalah janji-janji kampanye bakal calon bupati yang dikemas dengan baik dengan tampilan beda. Biasanya baliho bakal calon tampil dengan desain utama foto dengan berbagai ekspresi, namun baliho #MG ini cukup dengan tulisan judul di atas, kemudian isi terdiri dari 2-3 poin.

“Rancak pulo baliho nyo ndak. Kreatifnyo. Sia MG ko ko yo…?,” ujar warga yang lewat melintasi baliho-baliho #MG tersebut.

“Bagus pula balihonya ya. Kreatif. Siapa ya MG ini,” ini arti ucapan dari tanggapan warga yang lewat tersebut.

Sampai sekarang #MG itu belum diketahui siapakah sosok dengan kode MG terebut. Warga Pasaman Barat baru menerka-nerka dengan mencocokan inisial nama dengan nama-nama bakal calon bupati yang mencuat.

Namun terlepas dari penasaran tersebut, selain ide baliho yang kreatif, pesan kampanye yang disampaikan pun menarik. Bahkan, #MG dinilai cukup mengetahui kondisi kabupaten Pasaman Barat.

Seperti halnya pesan kampanye yang ditulis sebagai berikut, Kembalikan Tanah Ulayat: Sudah saatnya hak rakyat dinikmati rakyat, saatnya rakyat berdaulat diatas ulayat. Kemudian poin kedua Pasbar Disegani di Nasional dengan penekanan hadirnya jaringan pusat dan daerah, pembangunan Pasaman Barat akan lebih maju melalui APBN/DAK.

Berikutnya Pemimpin Muda Kreatif, dimana sudah terbukti pemimpin muda memberikan dampak signifikan dalam percepatan pembangunan fisik dan masyarakat. Kemudian Harapan Baru Pasaman Barat, optimalkan produk lokal berdaya saing internasional. “Padi masak, jaguang maupiah, kabun punyo surang”.

Itulah beberapa program kampanye yang disampaikan #MG yang menarik perhatian warga Pasaman Barat. Yang bikin lebih penasaran, dari kalimat-kalimat kampanye berbeda di setiap baliho, judulnya sama yakni #MG Hadir di Kampuang di Sagani Nasional, saatnya yang Muda Memimpin.

Dari judu tersebut membawa pikiran warga bahwanya sosok dibalik #MG tersebut merupakan tokoh/politisi muda Pasaman Barat yang sedang berkiprah di pusat, namun hendak maju jadi calon bupati pada Pilkada serentak nanti. Benarkah?( *)

Editor : Yendra.