Tokoh Adat Jayawijaya : Pelaku Rusuh di Wamena Harus Diproses Hukum

134
BERBAGI

KabaSumbar. net – Tokoh adat dan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya Alex Silo Sukarno Doba menuturkan Kota Wamena mulai kondusif, usai dihancurkan oleh sekelompok orang yang tidak menghargai adat istiadat orang Papua, dengan merusak, membakar, fasilitas umum dan memprovokasi masyarakat dengan informasi hoaks, hingga menimbulkan korban jiwa.

“Sebagai tokoh adat dan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, kami mendukung adanya penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat keamanan, untuk menjaga Kabupaten Jayawijaya tetap aman. Pelaku meresahkan masyarakat, sehingga membuat lambatnya pembangunan di Kabupaten Jayawijaya,” katanya.

Ia meminta masyarakat di Kabupaten Jayawijaya untuk tetap tenang dan menolak segala bentuk isu-isu dan informasi hoaks yang sampai saat ini terus berkembang di masyarakat.

Sebagai Anak asli Lembah Baliem, Alex meminta kepada pemerintah Provinsi Papua dan kepala daerah di kabupaten/kota untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara kepada generasi muda Papua, agar tak mudah terprovokasi oleh isu-isu perpecahan bangsa ini.

Lanjut Alex, bela negara seharusnya sudah mulai dilakukan sejak pelajar di bangku sekolah dasar. Apalagi belakangan ini sekelompok orang mulai menyebarkan isu mendukung aksi unjuk rasa hingga menimbulkan perpecahan. “Kami dengan tegas menolak sejumlah aksi unjuk rasa yang menggunakan simbol radikal separatis,” ujarnya, Kamis 26 September 2019.

Baca Juga > Kapolsek Sota Sisipkan Pesan Kamtibmas pada Perayaan Natal
Dirinya juga menolak keberadaan kelompok yang mencari keuntungan untuk menimbulkan perpecahan di tanah Papua. “Pelaku tidak menghargai dan menghormati jasa para pahlawan Papua yang dulu ikut berperang melawan penjajah demi Kemerdekaan Indonesia,” ucapnya.

Ia berpesan kepada generasi muda Papua, untuk tidak terpengaruh dengan ajakan kelompok tertentu yang merusak masa depan Papua. “Tugas kalian belajar dan menuntut ilmu sebaiknya, mencari pengalaman dan kembali membangun tanah Papua untuk masa yang akan datang,” ujarnya.(*)

Editor : Yendra.

Sumber : kabar papua.