Ketua OKK DPC Gerindra Kota Padang Budi Syahrial SH meminta agar semua pihak menahan diri

90
BERBAGI

KabaSumbar.net – Ketua OKK DPC Gerindra Kota Padang Budi Syahrial SH meminta agar semua pihak menahan diri dan tidak melewati batasan berkomentar soal Partai Gerindra yang belum mengeluarkan keputusan soal ketua DPRD Padang definitif ke media massa.

Hal itu ditegaskannya saat diwawancarai sejumlah insan pers di ruang Fraksi Gerindra di gedung bundar sawahan kemaren.

Menurut anggota legislatif 2019-2024 tersebut, bahwa mereka yang tidak berhak berbicara mengenai Gerindra agar menahan diri dan tidak latah seakan-akan mereka yang lebih tahu tentang Gerindra.

Sesuai AD/ART Partai Gerindra soal siapa-siapa yang dimandatkan menduduki jabatan publik mulai dari Presiden, Gubernur, Wako, Bupati dan ketua DPRD hingga ketua fraksi adalah berdasarkan SK yang ditandatangani Ketum dan Sekjend DPP pak Prabowo Subianto dan Ahmad Muzani.

Budi juga menyentil pihak-pihak yang bukan kader partai apalagi orang diluar partai yang menanaskan suasana dan cenderung terkesan mengatur Gerindra.

“Perlu ditegaskan kepada pihak media bahwa yang berhak memberikan keterangan pers kepada publik di Gerindra itu sesuai PO alias petunjuk organisasi adalah Badan Komunikasi yang disingkat Bakom dan personal yang berhak menyampaikan keterangan itu di tingkatan DPC adalah Ketua DPC, Sekretaris dan Ketua OKK hasil rapat pengurus sejak beberapa tahun lalu.

Sedangkan untuk pusat ditunjuk bakom yang kemudian dikenal dengan juru bicara partai seperti pak Fadli Zon dan saudara Andre Rosiade serta lainnya.
Bagi mereka yang berbicara selain jubir dan bakom ditingkatan DPD dan DPC itu, maka keterangan yang disampaikan bukan pada tempatnya.

Dihimbau agar seluruh pihak memahami dan menahan diri dari statement seakan-akan lebih tahu tentang Gerindra daripada pengurus inti yang ada,” ujar Budi Syahrial SH menjelaskan.(ril/yendra)