Safari Jumat wakil Gubernur Sumbar Kunjungi Mesjid Nurul islam, Dan KBPKl Pasar Raya Padang

18
BERBAGI

KabaSumbar.net – Jemaah Masjid Nurul Islam, Kampung Jawa Dalam No 4, Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (9/8/2019), menyampaikan aspirasinya ke Wakil Gubernur Nasrul Abit seusai shalat jumat berjamaah.

Di Pasar, Nasrul Abit juga menerima berbagai keluhan pedagan. Diantaranya perlakuan petugas dan kondisi pasar yang butuh sejumlah pembenahan.

Di Masjid Nurul Islam, jamaah masjid sangat menginginkan jalan didaerahnya untuk diperbaiki, sebab jalan disana ada sebagian yang rusak. Terutama jalan menuju masjid tersebut.

Mendegar keluhan dari jemaah itu, Nasrul Abit mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan Pemko Padang dalam memperbaiki jalan tersebut.

“Memang tadi saya lihat ada jalan yang rusak menuju masjid ini, Insyaallah nanti akan saya koordinasikan dengan Pemko Padang sehingga jalan ini dapat diperbaiki,” ujarnya dihadapan jemaah masjid tersebut.

Dikatakan Nasrul, dirinya memang aktif selalu melakukan salat jumat di luar lingkungan kantor jika tidak ada kegiatan lain, sebab dengan salat jumat diluar kantor dirinya dapat bertemu langsung dengan masyarakat.

“Saya selain jumatan dilingkungan kantor, pasti keliling untuk jumatan dilingkungan masyarakat, selain untuk jaga silaturahmi tentunya kita ingin dengar langsung aspirasi maayarakat, contohnya seperti saat ini di masjid Nurul Islam Kampung Jawa dalam ini,” katanya.

Selain mendengar langsung aspirasi dari jemaah masjid di Kampung Jawa Dalam, Kota Padang. Orang nomor dua di Sumbar ini juga langsung meninjau Pasar Raya Padang yang tidak jauh dari mesjid tersebut.

Dengan berjalan kaki, Nasrul Abit didampingi Keluarga Besar Pedagang Kaki Lima (KBPKL) kota Padang IDMAN, beserta para penasehat kbpkl dan pengurus meninjau ex padang theater, serta berdiskusi dan berdialog bersama di kantor KBPKL.

“Pak, saat ini kondisi Pasar Raya banyak atap yang terbuat dari terpal ini yang berlubang, kami ingin ini diperbaiki. Jika hujan kami pasti basah berjualan pak sehingga nanti jalan menjadi becek,” ujar Eti salah seorang pedangan pakaian.

Menanggapi itu, Nasrul Abit mengatakan, kewenangan Pasar Raya Padang tidak ada di Pemprov. Namun, pihaknya akan segera mengkoordinasikan keluhan dari para pedagang ini dengan Pemko Padang.

“Kita ingin pedagang ini dibantu, terutama dalam hal program dan sarana prasarana di Pasar, sebab saya mendengar dan melihat langsung masih ada yang perlu diperbaiki meskipun secara umum sudah mulai membaik,” pungkasnya.

Diakuinya, kondisi Pasar Raya Padang sudah cukup baik. Hanya butuh pembenahan beberapa saja. Meski begitu, diakuinya Pemerintah Provinsi tidak punya kewenangan langsung, namun melalui koordinasi dapat dilakukan. (Yendra)