Menteri Dalam Negeri hadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) tingkat Nasional ke-47 Di Sumatera Barat

14
BERBAGI

KabaSumbar.net – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) tingkat Nasional ke-47 di Lapangan RTH Imam Bonjol, Padang, Sumatera Barat, Kamis (25/7/2019).

Kedatangan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo disambut Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan istri Nevi Zuairina. Serta Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit didampingi Istri Wartawati.

Sembari berjalan menuju kursi yang disediakan, Mendagri Tjahjo Kumolo disambut hangat ibu-ibu PKK dan mengajaknya untuk berswafoto.

Di hadapan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo juga ditampilkan tarian kolosal ‘Sumarak Ranah Minang’ karya baru yang dibawakan Grup Kinantan Sakti di bawah binaan Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Tari yang dibawakan lebih kurang 75 orang penari tersebut disuguhkan sebagai bentuk penyambutan tamu ke ranah Minang yang biasanya ada sirih dalam carano.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo mengapresiasi kedatangan Mendagari dalam acara puncak peringatan HKG-PKK.

Ia menjelaskan, puncak peringatan HKG-PKK ke-47 mengusung tema “PKK Bekerja, Keluarga Indonesia Sejahtera”.

“Diharapkan PKK dapat ikut meningkatkan kualitas dan taraf hidup keluarga di seluruh pelosok nusantara,” kata Erni Guntarti Tjahjo Kumolo.

Serangkaian kegiatan telah di kemas di hari puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) tingkat Nasional ke-47.

Di antaranya lomba program PKK, pameran produk PKK, pemberian hadiah lomba, dan seminar nasional PKK.

Di samping itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno juga mengucapkan terimakasih karena telah menjadikan Padang sebagai tempat perayaan HKG-PKK 2019.

“Melalui kegiatan ini, pergerakan ekonomi Sumbar jadi hidup. Hotel dan penginapan penuh. Kulinerpun habis. Kami apresiasi PKK khususnya Sumbar, karena membuktikkan diri dalam membantu pemerintah bergerak untuk menjalankan pembangunan,” tutup Irwan Prayitno. (*)

Editor: Yendra.