Saksi 01 Benarkan Materi ‘Taklukkan Sumatera’ Melalui Kepala Daerah

855
BERBAGI

KabaSumbar.net – Tim Hukum Jokowi-Ma’ruf menghadirkan saksi Anas Nasikhin dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (21/6).

Nasikhin merupakan penanggung jawab acara pelatihan TKN yang dipersoalkan saksi 02 pada persidangan sebelumnya.

Dalam kesaksiannya, saksi 02, Hairul Anas, menyebut, salah satu materi dalam pelatihan itu adalah narasi ‘kecurangan bagian dari demokrasi’ yang dipaparkan Kepala Staf Presiden, Moeldoko. Hairul Anas ikut hadir dalam acara TKN itu karena sebagai caleg PBB.

Pengacara 02, Iwan, lalu mengonfirmasi hal ini ke Nasikhin, saksi 01. Iwan menanyakan materi power point yang disampaikan salah satu pemateri dalam acara itu.

Namun Iwan mengerucut pada poin materi yang disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Dalam keterangan yang disampaikan Iwan, Hasto menuliskan materi ‘penaklukan Pulau Sumatera dan memberikan akses ke aparat’.

“Dalam satu slide lainnya yang disampaikan Hasto, ada pernyataan ‘Pulau Sumatera harus ditaklukkan dengan kepala-kepala daerah yang mendukung terutama Sumatera Barat, Riau, dan Sumatera Selatan. Mereka perlu diberikan akses ke aparat yang real’. Benar ini?” tanya Iwan membacakan keterangan Hasto.

Saksi dari TKN, Anas Nashikin memberikan kesaksian pada sidang lanjutan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (21/6). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
“Benar, ada di situ, tapi perkenankan saya berikan konteks yang ada,” ujar Nashikin.

Nasikhin menyebut acara TOT itu bersifat internal dan tertutup. Namun, Iwan mencecar Nasikhin soal kehadiran pihak Bawaslu, KPU dan DKPP dalam acara tersebut.

“Di luar TKN , penyelenggara pemilu kami undang, KPU, Bawaslu,” tutur Nasikhin.

“KPU, siapa?” tutur Iwan.

“Cukup perwakilan saja, tak perlu pakai nama,” jawabnya. “Lho, kan Anda di sidang, kalau saudara tahu harus jelaskan,” timpal Iwan.

Hakim Saldi Isra lalu melanjutkan, “Siapa yang hadir?”

“Saya, Yang Mulia,” jawab Komisioner KPU Fritz Edward Siregar.

Keterangan ini untuk menindaklanjuti kesaksian Hairul Anas sebagai saksi ahli tim hukum BPN dari paslon 02, Rabu (19/6) lalu. Hairul adalah caleg PBB untuk DPR Dapil Jawa Timur 11.(*)

Editor : Yendra
Sumber : kumparan.