Penusuk tukang ojek Di depan kampus UMMY Solok ditangkap

2321
BERBAGI

KabaSumbar. net – Kepolisian Resor (Polres) Solok Kota, Sumatera Barat menangkap pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Herman (54) hingga korban meninggal dunia, Rabu dini hari, sehari setelah peristiwa penusukan tukang ojek di depan kampus UMMY Solok pada Selasa (2/4).

“Pelaku diketahui bernama Bermawi (65) warga kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok. Tersangka ditangkap di rumah anaknya berinisial NR, di kawasan Sumur Belimbing, Jorong Lurah Nan Tigo, Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok,” kata Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan di Solok, Rabu.

Pelaku ditangkap personil gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Solok kota, Iptu Defrianto sekitar pukul 01.30 WIB dan langsung diamankan ke Mapolres Solok Kota.

“Pelaku sudah diamankan ke Mapolres Solok kota untuk proses lebih lanjut dengan barang bukti satu bilah pisau, satu unit motor kharisma dan satu helai pakaian,” katanya.

Ia menjelaskan motif pelaku melakukan penusukan karena korban sering meminjam uang Rp50 ribu kepada tersangka tanpa mengembalikan .

Kejadian berawal saat korban dan tersangka serta beberapa orang saksi sedang duduk di pangkalan ojek depan kampus UMMY. Kemudian, terjadi perang mulut antara korban dan tersangka.

Tersangka lalu mendorong korban ke arah jalan, korban yang berusaha melawan kemudian ditusuk pada dada kiri oleh pelaku dengan pisau yang terselip di pinggangnya.

Pelaku dijerat pasal 338 KUHP tindak pidana subsidar pasal 351 ayat (3) KUHP tindak pidana dengan anacaman hukuman minimal 15 tahun penjara.

Sebelumnya, seorang tukang ojek Herman ditemukan bersimbah darah usai ditusuk dengan pisau oleh orang tak dikenal di depan kampus UMMY Kota Solok, Selasa (2/4).

Nyawa Herman (54) warga Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah nyawa tak sempat tertolong usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Tentara (RST) setempat.

Usai melakukan penusukan, pelaku yang saat itu belum diketahui jelas identitasnya langsung melarikan diri meninggalkan korban bersama sebilah pisau yang digunakan untuk penusukan. (*)

Editor : Yendra.